CINTA PANDANGAN PERTAMA – DUCATI 125 SPORT 1962

Kecintaan seseorang pada motor-motor klasik seperti yang sudah-sudah biasanya tidak akan pernah berhenti. Pun begitu dengan pria yang biasa disapa Kang Endang ini. Cintanya yang begitu besar dengan varian-varian motor klasik tidak perlu diragukan lagi. Beberapa koleksi motor-motor klasik buatan Eropa, USA dan Jepang bersandar manis dirumahnya yang asri dikawasan Tangerang, Banten. Tak terkecuali saat sedang dalam momen berlibur bersama keluarga pun perburuan Kang Endang terhadap motor klasik tetap dilakukannya, sampai akhirnya saat sedang berada di Bali mendapatkan info bahwa ada satu unit Ducati 125 Sport lansiran 1962 yang akan dilepas oleh pemiliknya. “Langsung saya datangi pada saat itu untuk memastikan info yang saya dapat, dan ternyata betul Mas, didepan saya ada sebuah motor yang selama ini saya idamkan, enggak pakai basa-basi langsung saya bayar saat itu juga…”, ujar pria bersahaja ini sambil tertawa saat menceritakan proses mendapatkan motor yang cukup langka ini.

Setelah motor ditangan bukan restorasi untuk mengembalikan motor ke bentuk awal yang dilakukan Kang Endang, tapi melakukan kustomisasi dengan mengacu pada tampilan Cafe Racer yang memang sangat identik dengan tampilan standar motor ini. “Ubah ke Cafe Racer Mas, tapi saya mau kita pakai half fairing untuk mempertegas konsep yang kita sepakati…”, begitu ucapnya saat berdiskusi soal konsep ubahan di workshop STUDIO MOTOR Custom Bike. Setelah satu kata untuk sepakat soal konsep dan part-part penunjang yang akan digunakan maka dimulailah proses reinkarnasi Ducati 125 Sport ini.

Pengerjaan awal difokuskan membuat bodi baru pasca seluruh peranti bawaan motor dilungsurkan. Mengandalkan material plat galvanil dengan ketebalan 1.2 mm seluruh bagian bodi meliputi fairing, tangki, spatboard depan serta bagian buntut belakang dibentuk mengikuti keinginan sang mpu-nya motor. Bagian kaki-kaki seperti shock depan, shock belakang serta lengan ayun tetap menggunakan bawaan motor yang memang menjadi salah satu part dengan kondisi yang masih sangat baik. Proses peremajaan mesin juga dilakukan, jeroan mesin dibersihkan kembali serta mengganti beberapa part yang sudah apkir. Untuk lingkar roda velg TK 18X2.50 Inch dipasangkan pada bagian depan dan belakang, berpadu manis dengan ban Firestone Deluxe Champion 18-3.50 untuk depan dan Avon SM MK2 18-4.00 untuk buritan. Laburan warna merah khas Ducati di bagian bodi dipilih langsung oleh Kang Endang sendiri, termasuk juga pemilihan beberapa brand logo yang dilabur di bodi motor ini juga atas keinginan Kang Endang. “Tapi brand-nya kita sesuaikan dengan motor serta jamannya Mas, yah…seperti pemilihan logo Duckham’s Oil juga kan jadinya lebih pas….”, ucapnya sambil tersenyum. Untuk model saluran gas buang pun Kang Endang memilih seperti layaknya saluran gas buang pada motor-motor berbasis Scrambler, untuk itu disini Flash Custom Muffler ambil bagian membuat saluran gas buang yang diinginkan pria paruh baya yang hobi touring ini. Beberapa peranti aftermarket seperti lampu, stang dan lain-lain dipasangkan untuk lebih mempertegas konsep yang diusung.

Kelar project yang cukup menyita waktu pada saat tahapan peremajaan mesin dikarenakan sulitnya mencari part pengganti ini akhirnya mampu membuat Ducati 125 Sport, yang memiliki saudara kembar Ducati 125 Bronco dan Ducati 125 Aurea, seperti bangkit mengulang romantisme dijamannya. “Akhirnya tercapai mimpi punya tunggangan Cafe Racer dengan basic motor yang juga menjadi mimpi saya sebelumnya, jadi nambahin koleksi di rumah juga, mantap pisaaaannn….”, tutup pria yang asli dari Tasikmalaya ini saay melihat hasil akhir ubahan Ducati 125 Sport miliknya ini.

Spesifikasi :

  • Body Custom by STUDIO MOTOR Custom Bike
  • Painting & Airbrush by KOMET Studio
  • Velg TK Japan 18X2.50 Inch
  • Ban Depan Firestone Deluxe Champion 18-3.50
  • Ban Belakang Avon Safety Mileage MK2 18-4.00
  • Lampu Depan & Belakang Aftermarket
  • Filter Udara TDR
  • Exhaust System by Flash Muffler Custom

 

STUDIO MOTOR Custom Bike

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *